Iklan google

Minggu, 01 September 2024

LEGENDA BATU SULI"( Kalimantan Tengah )

Cerita ini angkat dari kisah nyata
Legenda Batu Suli dipercayai oleh masyarakat Dayak Ngaju dan Ot Danum benar-benar pernah terjadi. Menurut cerita orang-orang tua, dahulu kala sebuah tebing batu yang disebut batu Suli pernah roboh sehingga menutup hubungan lalu-lintas ikan dari Kahayan Hulu ke Kahayan Hilir.
Kejadian ini sungguh tidak mengenakan bagi bangsa Ikan, dahulu mereka mempunyai kekerabatan dan sanak saudara di Kahayan Hulu atau sebaliknya di Kahayan Hilir. Lama kelamaan keadaan itu tidak tertahankan lagi bagi bangsa Ikan, meraka merasa seperti terpenjara akibat putusnya aliran sungai Kahayan itu. Mereka benar-benar tersiksa aikbat peristiwa tebing longsor itu.
Masalah besar bangsa ikan itu harus dicarikan pemecahannya. Untuk menanggulanginya, kemudian para ikan berkumpul dan mengadakan musyawarah besar di Sungai Kahayan. Musyawarah besar bangsa ikan itu akhirnya menghasilkan keputusan yaitu untuk menegakkan kembali tebing yang telah roboh itu.
Akhirnya pada hari yang telah disepakati ribuan bangsa ikan berkumpul untuk bersama-sama menegakkan tebing yang menghambat sungai Kahayan itu. Ikan tapa sesuai dengan hasi musyawarah ditunjuk sebagai mandor. Pekerjaannya mengharuskan ia terus-menerus berteriak-teriak secara lantang agar semangat para pekerja bangsa ikan itu selalu tinggi. Sementra ikan pipih sesuai hasil musyawarah juga diberi tugas untuk memanggul tebing yang roboh itu di atas punggungnya yang pipih.
Begitulah kerja keras bangsa ikan itu pun berlangsung sampai berhari-hari lamanya. Ahirnya berkat usaha keras segenap bangsa ikan itu, tebing Batu Suli dapat ditegakkan kembali seperti sedia kala. Tentu saja hasil keras itu disambut dengan rasa bahagian oleh segenap bangsa ikan. Perasaan terpenjara sekian lama akhirnya bisa bebas lagi, dan bangsa ikan pun dapat kembali saling berhubungan antara di Kahayan hilir dan Kahayan hulu.
Namun, rupanya hasil keras itu harus ditebus mahal oleh bangsa ikan yang terlibat dalam pekerjaan besar itu. Setiap ikan yang turut mengambil bagian dalam pekerjaan itu, harus menanggung akibat pekerjaan besar itu. Sebagai contohnya, keturunan ikan tapa, misalnya, karena kakeknya dahulu terlalu banyak membuka mulut untuk berteriak-teriak dalam tugasnya sebagai mandor, maka kini semua anak keturunannya memiliki mulut yang berukuran besar.
Sementara keturunan ikan pipih, karena kakeknya harus memanggul tebing yang sangat berat itu, punggungnya bungkuk dan tulangnya hancur. Maka kini semua keturunan ikan pipih mempunyai punggung yang bungkuk dan tulangnya yang halus-halus.
Di kutip dari grup fb

tentang sangumang kalteng

Penunggu gaib kalimantan
Sangumang dan Maharaja adalah salah satu cerita rakyat yang berkembang di daerah Kalimantan Tengah. Cerita ini di satu sisi menggambarkan kisah seorang pemuda yang berkeinginan untuk menjadi pasangan dari salah seorang putri pamannya sendiri dan ia sosok pemuda yang cerdas. Pada sisi yang diceritakan juga sosok paman yang tolol sehingga mudah terhasut untuk melakukan sesuatu walaupun membahayakan dirinya. Cerita ini juga terdapat dua kisah ketololan sang paman (Maharaja). Pertama ketika Sangumang pergi bermain ke rumahnya, Sangumang berkeinginan untuk meminta babi kepada sang paman, oleh karena sang paman ini tergolong orang yang kikir, maka ia menyiasatinya dengan menceritakan tentang mimpinya agar pamannya mengorbankan seekor babi. Akhirnya pamannya melakukan apa yang menjadi mimpi Sangumang. Ketika ia sadar bahwa ia ditipu oleh Sangumang, dia berniat membalas agar Sangumang juga mengorbankan babinya. Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, bukannya ia mendapat apa yang menjadi niatnya sebaliknya ia harus merelakan putri bungsunya dipersunting oleh Sangumang. Demikian juga pada kisah kedua berhasil mengelabui hantu dan mengambil ikan hasil tangkapan hantu. Ia menceritakan perjalanannya kepada sang paman dan tanpa mendengar dengan cermat lalu iapun bergegas hendak mencuri ikan tangkapan sang hantu. Bukannya kenikmatan yang didapatnya melainkan sial yang didapatinya. Cerita ini memberikan pesan bahwa hidup ini harus dijalani dengan baik, santun kepada orang tua, tidak memaksakan kehendak dan tidak boleh kikir.
Hingga kini sangumang dipercaya masih bisa penampakan diri dengan wujud apa saja, biasanya kemunculan sangomang pasti akan membawa rejeki atau suatu yang bertuah seperti salah satu contoh batu bertuah yang di miliki pisor di kalimantan tengah pada gambar dibawah ini.

Kamis, 29 Agustus 2024

hantuen/kuyang kalimantan

Kisah kuyang atau hantuen kalimantan
Hantuen adalah jenis makhluk halus
yang sulit didefinisikan, karena
hantuen bukan merupakan “spesies”
tapi “family” dari kelompok makhluk
halus yang suka mengganggu
manusia yang “lamah bulu’ atau sensitif terhadap gangguan makhluk
halus. Hantuen bisa jadi penghuni pohon
keramat tertentu, goa tertentu,
gunung tertentu, jurang tertentu atau
rumah tua tertentu. Kelompok Jin,
gendorowo, dan sebagainya
merupakan kelompok Hantuen. Ada 3 karakter dari hantuen ini, yang
pertama adalah hantuen yang cuek
bebek dengan aktivitas manusia,
konon mereka hanya akan
“menegur” manusia jikamengganggu
alam mereka. Karakter kedua adalah karakter jahil, suka menakut nakuti
manusia dan bisa menampakkan diri
walaupun tidak lama. Namun orang
dengan Indera ke -6 dan Ke-7 dapat
melihat jenis jenis hantuen ini.
Karakter ketiga dalah karakter red/ merah adalah jenis yang kalau
terganggu akan berbuat brutal dan
konon bisa meminta tumbal nyawa. Dalam dunia Belian, Hantuen Karakter
1 dan 2 kadang bisa dipanggil oleh
“pawang” atau wadian untuk diminta
tolong menyembuhkan sesuatu
penyakit atau keluhan lainnya.
Tempat tempat yang dihuni oleh Hantuen karakter 1 dan 2 ditandai
dengan kain atau bendera kuning,
biasa terdapat di muara sungai,
tikungan sungai, pohon tua, kuburan
tua tanpa nama, gunung, batu dan
sebagainya. Hantuen jenis Red atau merah atau
karakter 3, adalah jenis makhluk
halus yang sangat enggan diganggu
manusia, dipanggil, atau diusik usik,
karena “mereka” akan murka.
Menurut Hikayat jenis merah adalah kasta tertinggi, dan bisa
memerintahkan, atau menghukum
yang jenis kuning (karakter 1 dan 2).
Pemanggilan Hantuen merah hanya
bisa dilakukan dalam upacara besar
sekelas “manyanggar” dalam bahasa Dayak Ngaju. “mereka” disediakan
tempat sesajen atau “meja makan”
tersendiri, terpisah dan spesial,
lengkap dengan kain merahnya, tidak
boleh digabung dengan kategori
kuning. Seorang belian yang saya wawancara
menolak keras untuk menjawab
ketika saya tanya bagaimana cara
“mengusir” jenis hantuen ini. Menurut
beliau keahlian ini hanya dimiliki oleh
mereka yang berstatus wadian atau belaian atau orang pintar, yang hanya
diperoleh dengan lelaku dan tapa/
itampadi tertentu.

Cara mengatasi bootloop android 2019

Cara memperbaikinya :
Jika Anda mengalami hal ini, karena  jenis bootloop masih tergolong ringan. Maka Anda bisa memperbaikinya dengan mengeluarkan baterai ponsel android dan memasangnya kembali. Setelah itu coba restart ponselnya, dan biasanya dengan cara itu ponsel android bisa booting normal.

Bootloop Medium Android
Masalah bootloop android yang satu ini biasanya terjadi karena aktivitas pengguna yang sering bermain-main dengan fitur-fitur android dan masuk ke dalam sistem recovery. Seperti yang kita ketahui penyebabnya  adalah sistem recovery  yang digunakan untuk rooting di ponsel salah dalam menjalankanya. Maka akan mengakibatkan bootloop. Sebenarnya kerusakan ini termasuk bootloop dengan jenis menengah karena semua bisa kita perbaiki dengan masuk ke system recovery pada ponsel untuk re-backup.
Untuk masuk ke recovery sendiri kita bisa menekan tombol power dan volume - secara bersama.

Cara memperbaiki: Cara mengatasi jenis bootloop menengah ini kita membutuhkan Laptop atau PC sebagai media backup data recovery gambar  dan recovery file CWM atau original. Dengan cara ini bisa berhasil jika sudah pernah backup data ROM di hp. Tapi jika Anda belum pernah mencadangkan data ROM-nya, maka Anda bisa mencari data recovery khusus untuk tipe ponsel  tersebut di google. Karena jika datanya tidak sama pasti tidak akan di restore seperti sebelumnya.

Android Hard Bootloop
Bootloop Android yang keras yang biasanya terjadi karena aktivitas kita saat ini Stock ROM yang berbeda. Upgrade sistem operasi atau saat mengkompilasi APK yang salah. Jadi kegiatan ini juga bisa mengakibatkan  bootloop di ponsel yang kita gunakan. Ciri khasnya saat ponsel dinyalakan tidak bisa masuk menu utama dan tidak bisa diputar lagi alias kemacetan total.

Cara Memperbaiki: Karena kasus kerusakannya cukup parah, maka cara memperbaiki  hp bootloop tersebut harus menggunakan perangkat laptop atau PC.  Jadi laptop yang akan kita gunakan untuk memperbaiki juga harus di instal dengan aplikasi khusus untuk penginstalan ulang android OS atau untuk melakukan Flasing Rom (firmware).  Untuk melakukan flashing  ada caranya memasang masing-masing di  OS android yang bervariasi tergantung merk dan tipe ponsel itu sendiri.

Bootloop atau kegagalan booting pada hp android sebenarnya adalah salah satu masalah yang sering terjadi. Biasanya masalahnya bisa terjadi karena hp gagal meng-upgrade sistem. Dan ada juga yang salah dalam menggunakan firmware android dan bahkan bootloop bisa terjadi saat kita melakukan root namun gagal.

Jadi saat restart atau dinyalakan hanya bisa menampilkan logo atau merek teleponnya saja. Hal ini akan terus berulang-ulang meskipun telah direstart berkali-kali. Harus di perhatikan jika ingin melakukan root pilihlah firmware yang benar-benar compatable dengan merk dan tipe handphone agar tidak terjadi bootloop, serta kondisi batrey harus 50% keatas untuk berjaga agar hp tidak matot(mati total).oke sekian dari saya terima kasih. 😂😂😂

Kamis, 05 September 2019

Belajar bahasa Dayak part 2

Bahasa dayak-indonesia
Sarita metu -Tentang hewan
Pusa-kucing
Asu-anjing
Manuk-ayam
Bajawak-biawak
Bajai-buaya
Balawau-tikus
Bakei-monyet
Sangahau-kadal
Tasak-cicak
Bawui-babi
Bajang-rusa
Palanduk-kancil
Kelep-kura kura
Bere-penyu
Bahuang-beruang
Sekian.
apabila ada kekurang dalam daftar ini.silahkan tanya di komentar.
Terimakasih.

Sabtu, 17 Agustus 2019

Belajar bahasa dayak

Indonesia=dayak
Apa =narai
Selamat pagi =selamat hanjewu
Selamat siang=selamat bentuk andau
Selamat malam=selamat hamalem
Tidak =diya
Aku cinta kamu =aku handak dengam
Berapa=pire
Pulang=buli
Apa kabar=narai kabar.
Apa yang kalian tanya tentang terjemahan b.dayak silakan tanya di kolom komentar.
Terimakasih

Asal Sejarah Tjilik Riwut

Pahlawan kalimantan

KISAH SAKTI PEMIMPIN DAYAK
Tjilik Riwut, Gubernur Kalimantan Tengah, 1958 – 1967, dikenal sebagai Pahlawan Nasional, berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, Baharudin Jusuf Habibie, Nomor 108/TK/1998, tanggal 6 November 1998.
Warga Dayak Ngaju kelahiran Kasongan, Ibu Kota Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, 2 Februari 1918, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Suaka Insan, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 17 Agustus 1987, dalam usia 69 tahun.
Saat pergantian kepemimpinan nasional, dari Presiden Soekarno kepada Presiden Soeharto, dampak Gerakan 30 September (G30S) 1965, Tjilik Riwut masuk dalam 7 orang gubernur di Indonesia diberhentikan di tengah jalan, lantaran dinilai sebagai orang dekat Soekarno atau Soekarnois.
Tujuh gubernur Soekarnois, selain Tjilik Riwut, adalah Gubernur Kalimantan Barat, Johanes Chrisostomus Oevaang Oeray, Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Henk Ngantung, Gubernur Lampung Pagar Alam, Gubernur Jawa Tengah, Mochtar, Gubernur Sumatera Utara Brigjen TNI Oeloeng Sitepu dan Gubernur Bali Anak Agung Bagus Sutedja.
Dua di antaranya mengalami nasib paling tragis. Oeloeng Sitepu, melalui aksi demonstrasi dimotori Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bekingan Central Intelijen Agency (CIA) Amerika Serikat, ditangkap massa tanggal 16 November 1965, dan sampai sekarang tidak diketahui nasibnya selama di dalam penjara.
Anak Agung Bagus Sutedja, dalam rangka tugas khusus di Jakarta, dijemput empat pria berseragam Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) di kediamannya di Jakarta, 29 Juli 1966, dan sampai sekarang tidak jelas keberadaannya.
Tujuh gubernur Soekarnois, menjadi korban kriminalisasi politik Pemerintahan Presiden Soeharto sebagai boneka Amerika Serikat, bukan karena terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI), melainkan sema-mata lantaran sebagai pengikut setia Soekarno atau Soekarnois.
Dalam perkembangan selanjutnya, Tjilik Riwut dan J.C. Oevaang Oeray, tidak mengalami nasib lebih tragis, berkat bantuan dan perlindungan politik rekan seperjuangan, Fransiskus Conradus Palaoensoeka, asal Putussibau, Kalimantan Barat.
F.C. Palaoensoeka, setelah G30S 1965, dekat dengan kalangan militer dan Presiden Soeharto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 1949 – 1988, tokoh integrasi Timor Timur, staf ahli Badan Intelijen Negara (BIN), 1975 – 1982.
Setelah Partai Persatuan Dayak (PPD) di Kalimantan Barat resmi dibubarkan 1960, Palaunsuka, bergabung dengan Partai Katolik yang kemudian fusi ke dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI).
Tjilik Riwut, ayah 6 anak hasil perkawinannya dengan Clementie Suparti, adalah tokoh intelijen bersama Letkol Zulkifli Lubis paling berpengaruh di awal kemerdekaan, karena atas bantuan logistik dari Pemerintah Jepang, paling berjasa membubarkan Republik Indonesia Serikat (RIS) atau federal di Kalimantan.
Saat masih menyandang pangkat mayor TNI AD, Tjilik Riwut menghadap Presiden Soekarno di Gedung Agung Yogyakarta, 17 Desember 1947, untuk menyampaikan kesetiaan masyarakat Suku Dayak di Kalimantan, kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai bukti kesetiaannya, Tjilik Riwut, atas perintah Presiden Soekarno lewat Letkol Zulkifli Lubis, masuk daftar tim operasi intelijen pembubaran RIS ke daerah masing-masing. Ke Sumatera antar lain ditugaskan MS Rasjid.
Kalimantan ditugaskan Moeljono dan Tjilik Riwut (di Tumbang Sambas, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah), Sulawesi ditugaskan Warsito dan Wolter Monginsidi. Maluku ditugaskan Ibrahim Saleh, Yos Sudarso, Muljadi, Moerwanto, Isbianto, Anton Papilaya.
Nusa Tenggara dtugaskan Soerjadi alias Paiman. Bali ditugaskan Bambang Soenarjo dan Jahja Jasin.
Dalam memuluskan operasi intelijen, Mayor Tjilik Riwut memimpin Operasi Penerjunan Pasukan Payung pertama dalam sejarah Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), di Tumbang Samba, Kalimantan Tengah, 17 Oktober 1947.
Sebagai penduduk asli Kalimantan, Tjilik Riwut menggelar ekspedisi ke seluruh wilayah, meyakinkan masyarakat bahwa Indonesia sudah merdeka sejak tanggal 17 Agustus 1945.
Dua tahun menggelar operasi intelijen Tjilik Riwut di Kalimantan, membuat perjanjian Indonesia dengan Belanda, bahwa Indonesia diakui sebagai negara merdeka dalam bentuk RIS, 27 Desember 1949, akhirnya hanya bisa bertahan 6 minggu.
Minggu ke tujuh usia RIS, aksi demonstrasi segenap lapisan masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan, cukup marak, mendukung kemerdekaan dan menolak RIS bentukan Belanda.
Simbol RIS runtuh, setelah Kepala Daerah Khusus Istimewa Kalimantan Barat (DIKB) dan Menteri Zonder Fortolio, Sultan Hamid II ditangkap atas tuduhan terlibat pemberontakan Westerling di Jakarta, 5 Agustus 1950.
Penangkapan Sultan Hamid II, membuat Presiden Soekarno, berkat operasi intilijen Zulkiflik Lubis, dan dimana Tjilik Riwut berada di barisan terdepan di Kalimantan, lebih leluasa mengumumkan pembubaran RIS dan Indonesia resmi berbentuk republik, negara kesatuan, terhitung 17 Agustus 1950.
Dalam perkembangan selanjutnya, atas saran Tjilik Riwut pula, J. C. Oevaang Oeray, selaku anggota Badan Pemerintahan Harian DIKB, menggiring masyarakat Suku Dayak bergabung dengan NKRI, tahun 1950. J.C. Oevaang Oeray kemudian melalui PPD, menjadi Gubernur Kalimantan Barat, 1959 – 1966.
Tahun 1958, Tjilik Riwut kemudian ditetapkan menjadi Gubernur Kalimantan Tengah. Tapi perubahan situasi politik di dalam negeri, membuat Tjilik Riwut yang sudah menyandang pangkal kolonel TNI AD, nyaris beku tembak dengan Pangdam XII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Agus Siswandi.
Insiden nyaris baku tembak, lantaran Tjilik Tjiwut mengetahui, tanggal 18 Oktober 1965, Wali Kota Palangka Raya, Yanti Saconk, hilang tidak diketahui nasibnya sampai sekarang.
Kehilangan Yanti Saconk disinyalir Tjilik Riwut sebagai korban penuclikan TNI AD sebagai bentuk pembersihan terhadap sejumlah pihak yang dituding sepihak terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI).
“Mana Yanti Saconk? Apa sudah kalian bunuh? Saya sudah cari ke sana ke mari di lokasi tahanan, Yanti Saconk, tidak ditemui!” tanya Tjilik Riwut.
Mendapat pertanyaan menohok, Brigjen TNI Agus Siswandi balik menantang,
“Saya pimpinan militer di sini!”
“Saya Gubernur Kalimantan Tengah! Saya berhak tahu rakyat saya dalam kondisi apa! Apalagi Yanti Saconk Wali Kota Palangka Raya!” jawab Tjilik.
Mendengar jawaban menandatang, dalam suasana tegang, Agus mencabut pistol di pinggang untuk menembak Tjilik.
“Saya Gubernur Kalimantan Tengah! Saya berhak tahu rakyat saya dalam kondisi apa! Apalagi Yanti Saconk Wali Kota Palangka Raya!” jawab Tjilik.
Mendengar jawaban menandatang, dalam suasana tegang, Agus mencabut pistol di pinggang untuk menembak Tjilik.
Dalam benak Agus, Gubernur Kalimantan Tengah salah satu pejabat yang harus dihabisi. Karena sudah bertatap muka, langsung, dalam pikiran Agus Siswandi, merupakan kesempatan untuk membunuh Gubernur Tjilik.
Pertimbangan Tjilik mesti dibunuh karena merupakan salah satu dari 7 gubernur Soekarnois yang harus dilenyapkan. Melihat gelagat Agus akan menembak, Tjilik balas menghardik sambil mencabut pistol di pinggang. Tjilik melemparkan pistol miliknya ke Agus yang duduk berhadapan.
“Pakai pistol saya! Tembak saya sekarang kalau kamu berani! Pistolmu tidak akan meledak!” hardik Tjilik.
Suasana sangat dramatis. Karena sama-sama perwira, kekuatan nyali diuji. Agus setelah betul-betul sadar pistolnya tidak bisa meledak, secara refleks mengambil pistol yang dilemparkan Tjilik di atas meja.
Pistol langsung diarahkan ke bagian dada Tjilik, tapi tetap saja tidak bisa meledak. Nyali Brigjen TNI Agus tiba-tiba ciut, setelah dua pistol tidak meledak, untuk menghabisi nyawa Gubernur Tjilik Riwut.
Apalagi saat bersamaan, ratusan massa pendukung Gubernur Tjilik Riwut diketahui mengepung Makodam XI/Tambun Bungai di Palangka Raya.
Melihat muka Agus pucat-pasi, Gubernur Tjilik mengingatkan, agar TNI AD di Provinsi Kalimantan Tengah, tidak sembarangan tangkap dan bunuh, selagi seseorang tidak ditemukan terbukti terlibat PKI.
Gubernur Tjilik balik mengancam Pangdam XI/Tambun Bungai itu akan terjadi perlawanan rakyat sangat luar biasa dan masif di Provinsi Kalimantan Tengah, apabila TNI AD, terus melakukan tindakan brutal.
Saat bersamaan, Tjilik menunjuk muka Pangdam XI/Tambun Bungai, harus ikut bertanggungjawab di balik tindakan penculikan dan pembunuhan Wali Kota Palangka Raya, Yanti Saconk, 18 Oktober 1965.
Sampai sekarang masyarakat di Palangka Raya, sangat yakin Yanti Saconk memang korban penculikan dan pembunuhan TNI AD, karena sampai sekarang tidak diketahui nasibnya.
Tjilik Riwut, setelah diberhentikan menjadi Gubernur Kalimantan Tengah, akibat dicap sebagai Soekarnois, Februari 1967, kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi Marsekal Pertama TNI Angkatan Udara.
Penghargaan berupa kenaikan pangkat istimewa kepada Tjilik Riwut, karena operasi intelijen terjung payung di Tumbang Sambas, 17 Oktober 1947, dinyatakan sebagai hari ulang tahun Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU.

Lirik lagu dayak ngaju :Malihi janji(terjemah indonesia)

Tagal haranan duit dan jabatan (Hanya karena duit dan jabatan) Balalu cinta mu bapindah pilihan (Lalu cintamu berpindah-pindah pilihan) Aku ...